
KEBONAGUNG — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Walisongo Semarang Posko 206 turut mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Desa Kebonagung, Kecamatan Ngampel, Kabupaten Kendal, melalui pembuatan banner promosi. Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya mahasiswa dalam membantu pelaku usaha memperkenalkan produk kepada masyarakat secara lebih jelas dan menarik.

Pembuatan banner diawali dengan pendataan informasi mengenai usaha dan produk yang dimiliki pelaku UMKM. Mahasiswa KKN mengumpulkan informasi yang diperlukan, kemudian menyusunnya ke dalam desain banner dengan mencantumkan nama usaha, jenis produk, serta informasi pendukung lainnya.
Proses tersebut dilakukan dengan menyesuaikan isi dan tampilan banner dengan karakteristik usaha masing-masing. Dengan demikian, banner tidak hanya berfungsi sebagai media informasi, tetapi juga menjadi identitas visual yang membantu masyarakat mengenali usaha dan produk yang ditawarkan.

Banner yang telah selesai dibuat kemudian digunakan pada lokasi usaha sebagai media promosi. Keberadaan banner diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh informasi mengenai produk yang tersedia sekaligus meningkatkan perhatian terhadap UMKM yang dijalankan oleh warga.
Dafa, Koordinator Ekonomi Kreatif Tim KKN UIN Walisongo Semarang Posko 206, mengatakan bahwa dukungan terhadap UMKM dapat dilakukan melalui langkah sederhana yang memiliki manfaat bagi pelaku usaha.
“Kami ingin membantu UMKM di Desa Kebonagung dari hal yang sederhana, salah satunya melalui banner promosi. Harapannya, masyarakat semakin mengenal produk yang mereka jual dan usaha warga bisa terus berkembang,” kata Dafa.

Kegiatan pembuatan banner menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam mendukung potensi ekonomi masyarakat Desa Kebonagung. Selain membantu dari sisi promosi, kegiatan ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memahami kondisi dan kebutuhan pelaku UMKM di lingkungan desa.
Melalui dukungan tersebut, mahasiswa KKN berharap media promosi yang dibuat dapat dimanfaatkan oleh pelaku UMKM secara berkelanjutan. Langkah sederhana ini diharapkan dapat membantu memperluas pengenalan produk lokal dan mendorong perkembangan usaha masyarakat Desa Kebonagung.
Dipost : 16 September 2026 | Dilihat : 7
Share :